Balunijuk, KimiaUBB.News - Sejumlah mahasiswa UBB yang tergabung dalam Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta melakukan penelitian tentang pemanfaatan pasir tailing timah sebagai penyerap logam berat. Inovasi ini berhasil dikembangkan oleh Rima Pilani, Vega dan Shagita Nabila yang didampingi oleh Dosen Program Studi Kimia UBB, Verry Andre Fabiani, S.Si, M.Si.
Penelitian ini merupakan program riset yang mendapatkan hibah pendanaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Riset ini dilaksanakan selama 3-4 bulan di Laboratorium Kimia.
Menurut Ketua Tim, Rima Pilani, inovasi riset ini berangkat dari potensi tailing timah yang mengandung senyawa silika yang sangat tinggi. Seperti diketahui, pasir tailing timah merupakan sisa atau limbah yang dihasilkan dari proses penambangan timah. Senyawa silika pada tailing timah dapat dibuat dalam bentuk silika gel yang dapat diaplikasikan sebagai penyerap logam berat.
“Kami melihat ada potensi senyawa pada tailing timah yang dapat menyelesaikan permasalahan cemaran logam berat pada kolong di Bangka Belitung. Kami melakukan kombinasi antara silika gel dengan kitosan untuk meningkatkan kemampuan penyerapan terhadap logam berat” tuturnya.
Hasil riset membuktikan, bahwa inovasi material penyerap ini mampu menyerap salah satu logam berat di kolong yaitu besi (Fe) mencapai lebih dari 95%. Penelitian ini akan terus berkembang kedepan untuk mencari potensi penyerapan pada logam berat lainnya.
“Terimakasih kami ucapkan kepada Kemendikbudristek, Universitas Bangka Belitung dan seluruh pihak yang telah membantu dan memberikan dukungan untuk tim riset kami, semoga riset ini dapat memberikan informasi baru bagi masyarakat dan bermanfaat di masa depan”, kata Rima.
.png)